Tarik Tunai Kartu Kredit di Luar Negeri

Sebelumnya saya sempat menyimak beberapa penjelasan terkait bahayanya ambil uang tunai dari kartu kredit, baik itu di dalam negeri maupun luar negeri. Banyak yang bilang bunganya terlalu tinggi dan bakal kena tambahan charge untuk kurs mata uang. Saya pun ikut bertanya-tanya, berapa sih biaya tambahan kalau kita ambil cash dari kartu kredit di luar negeri?

Kebetulan kemarin pas saya sedang di Chiang Mai saya iseng-iseng nyobain tarik tunai di mesin ATM Bank ICBC dan Bangkok Bank. Saya masukin kartu kredit mastercard saya. Pilih pilihan tarik tunai dan kemudian muncul keterangan yang menyatakan bahwa kartu saya akan dikenakan charge dari Bangkok Bank sebesar THB 345 atau sekitar IDR 150.000. Tapi karena memang lagi butuh cash buat bayar makan, saya lanjutkan transaksi dan klik tombol konfirmasi.

Setelah konfirmasi ternyata transaksi gagal dan saya diminta untuk menghubungi bank penerbit kartu kredit saya. Hmm.. yasudahlah. Untung masih ada beberapa cash di dompet untuk bertahan hingga besok.

Masih penasaran, kemudian on the way saya balik ke Indonesia, saya transit di Singapura selama kurang lebih sembilan jam. Nah, di sini saya coba lagi tarik tunai di mesin ATM DBS di foodcourt Bandara Changi. Kartu kredit dari bank yang sama tapi kali ini dengan logo JCB. Pilih pilihan untuk tarik tunai, dan langsung klik SGD 100. Processing dan kemudian langsung confirmed. Nggak ada embel-embel charge dari bank atau sebagainya.

Setelahnya, saya cukup kepikiran juga sih kira-kira kena charge berapa ya? Tapi yasudahlah, saya pikir kalau memang nanti kena charge sangat tinggi, anggap aja sebagai pengalaman. Pengalaman kan mahal, ya nggak? Beberapa minggu kemudian di tagihan bulanan kartu kredit saya, tagihan yang muncul adalah konversi SGD 100 ke dalam rupiah sebesar IDR 1.037.976 plus Cash Advance Percent Fee sebesar IDR 41.519. Jadi saya cuma kena tambahan charge sebesar 4 persen.

Tagihan Kartu Kredit

Not too bad sih, walaupun sebaiknya dihindari. Cuma kalau sedang dalam keadaan kepepet kan bisa menjadi solusi. Semoga sharing saya kali ini bisa berguna buat yang selama ini bertanya-tanya perihal tersebut.

Tips dari saya, buat jaga-jaga, sebelum kamu pergi ke luar negeri sebaiknya kontak bank penerbit kartu kredit kamu supaya kartunya bisa digunakan di luar negeri, mau itu akhirnya akan digunakan atau nggak. Biar lebih aman kalau terjadi keapesan di perjalanan. Semisal dicopet, dompet ilang dan sebagainya.

Design a site like this with WordPress.com
Get started