Cara Mudah Ke Nusa Penida, Bali

Angel’s Billabong, Nusa Penida, Bali

Alasan orang ke Nusa Penida adalah untuk mengunjungi berbagai spot eksotis dan pemandangan indah yang ditawarkan, seperti Kelingking Beach, Atuh Beach, Diamond Beach, Angel’s Billabong, Broken Beach, dll. Namun terkadang turis masih bingung sebenarnya bagaimana caranya untuk ke Pulau Nusa Penida, Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan.

Sebelumnya, akhir tahun 2018 saya sudah pernah mengunjungi ke tiga pulau tersebut. Namun kali ini, saya akan share pengalaman trip terbaru saya ke Nusa Penida.

Rencana perjalanan saya total sebanyak 8 hari. Berangkat menggunaka GA400 pukul 05.30 WIB, hasil redeem Garuda Miles, jadi hanya perlu membayar biaya administrasi sebesar +/-Rp135K.

Mendarat di Bandara Ngurah Rai sekitar pukul 09.00 WITA. Tadinya mau langsung sarapan di Warung Mak Beng, tapi karena bawaan cukup banyak jadi lebih baik check-in ke hotel dulu. Karena keesokannya akan baik fast boat ke Nusa Penida jam 08.30 WITA dari Pantai Matahari Terbit, Sanur, jadi kami memutuskan untuk stay di daerah Sanur juga.

Kami menginap di Hotel Tirta Ening Agung yang berjarak sekitar 10-15 menit naik taksi online ke Pantai Matahari Terbit. Surprisingly, meskipun harganya tidak mahal, suasanya hotelnya cukup oke. Ada kolam renang plus taman khas Bali. Kami mendapatkan harga di Rp315K/malam termasuk sarapan.

Setelah brunch di Mak Beng, dilanjutkan dengan tidur siang buat membayar hitang tidur akibat penerbangan yang sangat pagi. Sorenya kami eksplor ABC Artotel Beach Club dan kulineran di area Kuta.

Pagi jam 07.00WITA kami check-out dan sayangnya sarapan baru siap pukul 08.00WITA. Kamu langsung ke Pantai Matahari Terbit untuk check-in ke fast boat. Fast boat yang kami gunakan adalah Mola Mola Express denga tarif Rp100K/orang. Saya reservasi di Mola Mola melalui telepon dan mereka dengan senang hati merekomendasikan rental motor. Tenda Mola Mola bisa ditemukan di belakang Warung Mak Beng. Dari Mak Beng masih lurus sampe mentok kemudian belok ke kiri. Lurus terus sampai menemukan tenda dengan tulisan Mola Mola Express.

Karena tujuan pertama kami adalah ke Atuh Beach/Diamond Beach yang berada di timur Pulau Nusa Penida, kami memutuskan untuk mendarat di Pelabuhan Sampalan, karena letaknya yang lebih dekat. Kalau kamu ingin langsung ke Kelingking Beach, bisa pilih tujuannya ke Pelabuhan Toyapakeh, dengan harga yang kurang lebih sama.

Di Nusa Penida nyaris tidak ada sama sekali angkutan publik, paling hanya ojek pangkalan saja. Maka dari itu, seperti kunjungan kami sebelumnya, kami memilih untuk menyewa sepeda motor. Saya menghubungi kontak rental motor yang diberikan Mola Mola. Namanya Mbok Murti (+6287860849160), dia sangat responsif dan helpful. Saya menyewa Honda Vario dengan tarif Rp60K/hari untuk di-drop di Pelabuhan Sampalan. Jadi bisa langsung menuju hotel.

Saya sangat merekomendasikan Mbok Murti karena dia bisa membantu kamu untuk mendapatkan tiket pulang ke Sanur dengan harga lokal yaitu Rp75K (Rp100K merupakan harga turis lokal. Turis manca negara bisa dua kali lipat!) Pulangnya(dua hari kemudian), kami naik fast boat Idola yang berangkat juga dari Pelabuhan Sampalan pukul 13.00WITA. Rencana akan langsung menuju Ubud.

Oh ya, jangan lupa meminta Mbok Murti untuk mengisikan bensin penuh dan kita nambah Rp20K, biar nggak perlu repot-repot isi bensin lagi. Begitulah kira-kira rangkuman transportasi kami menuju dan pulang dari Nusa Penida. Semoga bermanfaat. Enjoy Bali!

Cerita saya dua hari mengeksplor Nusa Penida akan saya tuliskan di unggahan berikutnya. Untuk foto bisa cek akun Instagram saya di @pepsap.

Thailand: Perjalanan 5 Hari di 4 Kota

Seperti kebanyakan orang, ketika merencanakan perjalanan liburan, saya selalu usahakan nggak hanya mengunjungi satu kota saja. Liburan kali ini saya menghabiskan waktu (dan uang 😢) selama lima hari di Pattaya, Bangkok, Chiang Rai dan Chiang Rai (plus juga delapan jam transit di Singapura). Cukup intense sih, karena rata-rata saya hanya punya waktu sekitar satu setengah hari di setiap kota yang saya kunjungi.

Sempet nyaris ketinggalan pesawat pula di Don Mueang pas menuju Chiang Rai, karena seperti di Jakarta, lalu lintas di Bangkok saat peak hour juga sangat macet. Meskipun begitu, yang bikin saya iri adalah kualitas udara di sana merupakan salah satu yang terbaik di Asia, bahkan dunia.

Overall, perjalanan kemarin cukup fun dan menegangkan. Meskipun minim waktu, namun bisa maksimal mengeksplor beberapa spot di sana. Cek itinerary saya berikut ini.

Rute perjalanan:

Day 1: Early flight CGK – Don Mueang – Bus Terminal – Check-in at A-One Star Hotel, Pattaya – Lunch at Subway Sandwich – Ripley’s Museum – Beach Walk + Walking Street – Foto-foto di depan Cabaret Show – Thai Street Food for Dinner- Tidur

Ripley’s Believe It Or Not Museum, Pattaya

Day 2: Breakfast at Hotel – Sanctuary of Truth (keren banget!) – Nong Nooch Tropical Garden (juga amazing!) – Terminal Bus – Check-in at Lub-D Bangkok Siam Hotel – Dinner at Marina HK Siam (The Best Roasted Duck with Noodle) + Tidur

Sanctuary of Truth, Pattaya

Day 3: Breakfast at Hotel – Wat Arun – Wat Pho – Lunch at Subway Sandwich (again) – Phra Samakorn Temple – Explore Siam Paragon + Central World – Check-out – Rushing to Don Mueang Airport – Check-in at Mercy Hostel, Chiang Rai – Tidur (No Dinner – Kecapean)

Wat Pho, Bangkok

Day 4: Breakfast at Hotel – White Temple – Lunch di Warund Depan Temple – Blue Temple – Golden Triangle – Boat Trip to Myanmar and Laos Border – Check-out – Bus Terminal – Check-in at Sri Chiang Yeun House – Thai Street Food for Dinner – Tidur

White Temple, Chiang Rai

Day 5: Central Festival – Brunch at Tummour Thai Restaurant – Check-out – Airport (Earlier, biar nggak buru-buru kayak di Bangkok) – Check-in at Lub-D Bangkok Siam Hotel (again) – Dinner at Marina HK Siam (Again. Soalnya enak banget!) – Explore Night Market + Red District – Early Check-out

Donxao Island, Laos

Day 6: Changi Airport – Brunch at Airport Foodcourt – Locker Room – Singapore Artscience Museum (Marvel Studios + Future World) – Gardens by The Bay (Flower Field + Cloud Forest) – Rushing to Airport – CGK

Marvel Studios, Singapura
Design a site like this with WordPress.com
Get started